Efektivitas Pendidikan Kesehatan Anatomi Pencernaan Melalui Tiktok Terhadap Kemampuan Menghafal Mahasiswa S1 Keperawatan

Andriana Candra Wulan(1*), Sukesih Sukesih(2), Tri Suwarto(3),

(1) UMKU
(2) UMKU
(3) UMKU

(*) Corresponding Author

Abstract


Pendidikan anatomi merupakan bagian penting dari kurikulum di bidang kesehatan, terutama bagi mahasiswa keperawatan. Proses pembelajaran anatomi, terutama berkaitan dengan sistem pencernaan, pada kenyataanya sering kali menemui tantangan dalam hal metode pembelajaran dan tingkat daya serap mahasiswa terhadap materi. Penggunaan sosial media Tiktok membantu mahasiswa untuk lebih mudah mengingat dan memahami struktur dan fungsi organ tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan anatomi pencernaan melalui Tiktok terhadap kemampuan menghafal pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat 1 di UMKU Kudus. Jenis penelitian quasy eksperimen dengan desain pre-post test with control group design. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa S1 keperawatan tingkat 1 di UMKU Kudus sebanyak 151 orang. Teknik sampling dengan purposive sampling. Besar sampel dihitung dengan rumus Slovin yang didapatkan sebanyak 60 orang yang terbagi 2 kelompok (masing-masing 30 orang). Instrumen penelitian menggunakan checklist. Analisa data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, kemampuan menghafal mahasiswa kelompok intervensi berada pada kategori sedang (90%) dan kurang (10%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui TikTok, seluruh responden (100%) mengalami peningkatan kemampuan menghafal ke kategori baik. Sebaliknya, pada kelompok kontrol sebagian besar tetap pada kategori sedang (96,7%) dan hanya 3,3% yang mencapai kategori baik. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan control. Kesimpulan pendidikan kesehatan anatomi pencernaan melalui media TikTok terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal mahasiswa keperawatan. Institusi pendidikan diharapkan dapat mengintegrasikan media sosial edukatif dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas dan efektivitas pendidikan keperawatan.


Keywords


Pendidikan Kesehatan, Tiktok, Kemampuan Menghafal, Anatomi Pencernaan

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract viewed : 0 times
PDF files downloaded : 0 times

DOI: https://doi.org/10.31596/jcu.v15i3.3041

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Journal Indexed by:

Indonesian Publication Index (IPI) Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) Google Scholar Garuda Ristekdikti OneSearch PKP Index CrossRef

Copyright of Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama. ISSN: 2252-8865 (Print) dan 2598-4217 (Online).

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License.

View My Stats